Monday, August 13, 2018

TUGAS 3 - Perangkat keras komputer

INPUT
PROCESS
OUTPUT
STORAGE
·         MOUSE
·         RAM
·         MONITOR
·         FLASH DISK
·         JOYSTICK
·         PROCESSOR
·         PRINTER
·         HARD DISK
·         KEYBOARD
·         VGA
·         SPEAKER
·         DVD
·         SCANNER
·         MODEM
·         LCD PROYEKTOR
·         RAM
·         TRAC BALL





alat input,process,output dan storage



PENJELASANNYA :


1.MOUSE




Pengertian mouse

Mouse atau jika di artikan adalah (Tikus) adalah sebuah Device input yang tergolong peripheral yang telah di rancang khusus untuk menjalankan program dari Brainware/User yang dikirim melalu gerak sensor pada saat di jalankan sehingga menggerakkan pointer pada layar monitor, Mouse sangat memiliki peran penting dalam Sistem Operasi yang berbasis GUI, karena jika di Sistem Operasi berbasis CLI sejenis Linux, kita jarang sekali menggunakan Mouse.
MACAM - MACAM MOUSE
1.Mouse Optic

Mouse ini sering di gunakan pada saat ini dengan adanya optic yang berada di bawah mouse untuk menggerakkan pointer.

2. Mouse Track Ball

Untuk Mouse yang jenis ini sudah sangat jarang di gunakan, karena terdapat sebuah Bola kecil yang berada di bawah Mouse sehingga mudah terserang Debu dan Kotoran.

Jenis Jenis Mouse berdasarkan Port

1.      Mouse Serial

Mouse jenis ini berberbetuk Port serial yang terdapat beberapa pin di Ujung Portnya mungkin saat iini sudah jarang di gunakan, Karena Mouse jenis ini di gunakan kisaran pada Komputer Pentium 1 dan Pentium 3 dan berjenis AT.

2.      Mouse PS2

Mouse yang memiliki Ciri khas Berwarna Hijau di bagian Ujungnya, untuk membedakan antara Keyboard dan Mouse dan biasanya digunakan pada Komputer jenis ATX, Dan jenis ini masih sering di gunakan hingga saat ini.

3.      Mouse USB

Mouse USB ini sangat Complaitable untuk komputer pada jaman sekarang karena Berbentuk USB sehingga kecepatan Transfer yang cukup cepat membuat pengguna sangat berminat, dan berbeda dengan Port lainnya.

4.      Mouse Wireles

Mouse yang tergolong baru ini sudah menjadi popular bagi kalangan pengguna laptop maupun komputer, karena sudah menggunakan teknologi Wifi yang menggunakan Sensor kecil berbentuk USB, sehingga mampu di gunakan pada laptop, Mouse ini tergolong mahal jadi tidak semua orang memilikinya.


2. JOY STICK


Joy stick adalah alat input computer yang berbentuk tuas atau tongkat dan dapat bergerak ke segala arah

3. KEYBOARD



Keyboard adalah sebuah perangkat keras (hardware) pada komputer yang berfungsi sebagai alat untuk input data yang berupa huruf, angka dan simbol. Atau definisi keyboard yaitu suatu perangkat keras pada komputer yang berbentuk papan dan memiliki berbagai macam tombol yang dimana tombol tersebut fungsinya berbeda tergantung pada penekanannya yang bisa menghasilkan proses yang sesuai dengan keinginan penggunanya.

macam macam keyboard :


1. Keyboard Berdasarkan Port

     a. Keyboard Serial




  Pada jenis keyboard ini menggunakan DIN 5 Male. DIN 5 Male adalah port serial yang mrmiliki 5 jarum yang berfungsi untuk menghubungkan antara keyboard dengan komputer.Untuk zaman sekarang, jenis keyboard ini jarang sekali digunakan. Keyboard serial digunakan untuk komputer jenis AT.

Port yang terdapat pada keyboard ini memiliki ukuran yang besar dan kabelnya pun cukup tebal sehingga berbeda dengan keyboard-keyboard lainnya.


b. Keyboard PS/2



Keyboard PS/2 biasa digunakan untuk komputer desktop jenis ATX dan keyboard jenis ini masih banyak digunakan hingga sekarang. Port untuk keyboard PS/2 biasanya berwarna ungu. Dalam pemasangannya, keyboard ini harus ditancapkan ke port yang berwarna ungu pada motherboard. Dalam memasangnya pun butuh ketelitian, jangan sampai Anda menghungkan ke port berwarna hijau, karena warna hijau adalah port untuk memasang mouse jenis PS/2.



c. Keyboard USB



Jenis keyboard yang satu ini menggunakan port USB (Universal Serial Bus). Keyboard USB merupakan keyboard yang paling banyak digunakan karena dalam pemasangannya sangat mudah bila dibandingkan dengan keyboard yang lainnya. Keyboard ini sangat cocok bagi pengguna komputer desktop maupun laptop. Selain itu jenis keyboard USB juga menjamin proses pengiriman data yang cepat.

d. Keyboard Wireless

Sesuai dengan namanya, keyboard jenis ini merupakan keyboard yang dalam pemasangannya tidak menggunakan kabel (nirkabel). Dalam pengiriman datanya, keyboard ini menggunakan media sinyal seperti wireless, infra red dan bluetooth sebagai koneksinya.

Dalam menghubungkannya dibutuhkan alat pemancar dan penerima. Hingga saat ini keyboard jenis wireless masih menjadi favorit pengguna komputer maupun laptop karena keyboard ini dianggap praktis tanpa harus repot menggunakan kabel.

2. Keyboard Berdasarkan Bentuk dan Tombol


a. Keyboard Qwerty

Jenis keyboard Qwerty diciptakan pada tahun 1878 oleh Scholes, Gildden dan Soule. Pada tahun 1905, keyboard Qwerty telah menjadi standar mesin tik komersial. Keyboard ini disusun 6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik.


Pada desain keyboard Qwerty, key yang paling banyak digunakan ditempatkan secara terpisah untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pengetikan dan juga untuk meminimalisir kemacetan. Hingga saat ini keyboard jenis qwerty masih menjadi keyboard yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer di seluruh dunia.

Baca Juga : Pengertian Keyboard dan Fungsi Keyboard

Meskipun dirancang sedemikian rupa, pada keyboard Qwerty masih ditemukan beberapa kelemahan. Kelemahan dari keyboard ini adalah beban tangan kiri lebih besar bila dibandingkan dengan penggunaan tangan kanan. Contohnya huruf "a" yang paling banyak digunakan diketik dengan menggunakan tangan kiri oleh jari kelingking.
2. Keyboard Dvorak

Keyboard Dvorak diciptakan pada tahun 1932. Susunan huruf pada keyboard Dvorak dibuat dengan lebih banyak membebankan tangan kanan dibandingkan dengan penggunaan tangan kiri. Untuk tata letaknya, keyboard ini dirancang 70% ketukan jatuh pada home row sehingga dapat mengurangi kelelahan bagi pengguna dalam melakukan pengetikan.


Hasil percobaan menunjukan bahwa, keyboard Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibandingkan dengan keyboard Qwerty. Untuk pengguna keyboard ini jumlahnya masih sedikit dan hanya dominan digunakan oleh pengguna yang berasal dari Amerika.

C. Keyboard Klockenberg

Keyboard Klockenberg diciptakan untuk menyempurnakan dari keyboard-keyboard yang sebelumnya. Keyboard ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kiri dan bagian kanan. Bagian kiri dan kanan dibuat miring kebawah dan dipisahkan dengan sudut 15 derajat. Tombol-tombol pada keyboard Klockenberg dibuat lebih tipis, hal ini membuat penggunaannya lebih nyaman.

 Tata letak keyboard Klockenberg didesain untuk mengurangi beban otot pada jari, tangan dan bahu pengguna sehingga dalam penggunaanya lebih nyaman dan tidak membuat lelah pengguna. Kekurangan dari keyboard Klockenberg adalah lebih memakan banyak ruang karena keyboard tersebut dipisahkan menjadi dua bagian.

D. Keyboard Maltron


Bentuk Keyboard Maltron berbeda dengan keyboard pada umumnya. Keyboard jenis ini dibuat dengan bentuk cekung kedalam, tujuannya adalah agar jari-jari pengguna tidak dalam posisi satu garis lurus. Dengan desain keyboard tersebut, produsen keyboard Maltron menyatakan bahwa keyboard ini akan memberikan kenyamanan pengguna dalam melakukan pengetikan, sehingga pengguna akan terhindar dari RSI (Repetitive Stress Injuries). Selain itu, dengan bentuk keyboard yang unik, maka mengetik dengan menggunakan 10 jari akan lebih cepat bila dibandingkan dengan mengetik dengan menggunakan 8 jari.E. Keyboard Chord

Keyboard tipe ini hanya memiliki 4-5 tombol saja. Jika Anda ingin memasukan huruf lainnya, maka harus menekan tombol secara bersamaan. Keyboard Chord sangat cocok sangat cocok untuk aplikasu yang portable, karena ukurannya yang kompak. Keyboard jenis ini masih kurang populer karena jika dipakai dalam jangka waktu yang lama maka akan menyebabkan kelelahan pada tangan.

Terdapat 2 macam untuk keyboard Chord

1. Keyboard Palantype

Pada keyboard ini memiliki 3 kelompok karakter. Kelompok bagian kiri terdiri dari huruf konsonan awal, kelompok bagian tengah terdiri dari huruf vokal dan kelompok bagian kanan terdiri dari huruf konsonan akhir.

2. Keyboard Stenotype



Steno adalah jenis tulisan singkat untuk mencatat ucapan seseorang. Keyboard jenis Stenotype banyak digunakan oleh para wartawan untuk mencatat berita agar pekerjaan lebih mudah dan cepat bila digunakan.

F. Keyboard Alphabetik

Jenis keyboard yang berikutnya adalah Keyboard Alphabetik. Tombol keyboard jenis ini disusun berdasarkan susunan huruf alphabet. Keyboard ini hampir
sama dengan keyboard Qwerty dan Dvorak, hanya susunan tombolnya saja yang berbeda.



Keyboard Alphabetik sering banyak ditemui pada mainan anak-anak karena memudahkan bagi anak untuk belajar mengenal huruf-huruf. Hasil pengujian membuktikan bahwa penggunaan keyboard alphabetik memperlambat dalam pengetikan karena susunan tata letaknya.

G. Keyboard Numerik


Keyboard numerik adalah jenis keyboard yang dirancang untuk menginputkan angka. Keyboard ini diciptakan untuk memasukan bilangan yang jumlahnya besar. Untuk susunannya tombolnya sendiri dibuat secara berdekatan yang bertujuan agar mudah dijangkau. Keyboard ini sangat cocok digunakan oleh para accounting dalam memasukan bilangan yang lebih besar. Penggunaannya pun lebih mudah dan fleksibel sehingga membuat pekerjaan lebih cepat selesai.

4. scanner



Scanner merupakan peralatan elektronik yang memiliki fungsi dasar sebagai pengganda berkas penggunanya untuk kemudian dikonversi dan disimpan dalam bentuk digital. Sebagaimana arti kata kerja aslinya, yakni ‘to scan’ yang artinya memindai, alat ini bekerja dengan cara memindai setiap bagian lembaran yang menjadi inputnya hingga tidak ada bagian yang tersisa. ‘Bahan baku’ yang diolah oleh scanner merupakan lembaran berkas tipis kasat mata. Setelah lembaran tersebut dipindai, maka keluaran yang diperoleh memiliki bentuk berupa berkas visual berbentuk digital yang ukuran maupun kualitasnya dapat diubah guna mencapai kualitas yang diinginkan oleh penggunanya.

5. RAM



RAM (Random Access Memory) merupakan tempat penyimpanan sementara saat komputer tengah dijalankan dan bisa diakses secara random alias dengan acak. Fungsi dari RAM itu sendiri untuk mempercepat pemrosesan data di dalam komputer. Maka jika semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah kinerja pada komputer. Berikut ini beberapa jenis-jenis dari RAM :

JENIS - JENIS RAM
1.      DRAM (Dynamic Random Access Memory) 

































































Monday, August 6, 2018

TUGAS 2 - Beberapa organisasi internasional dalam bidang kesehatan

BEBERAPA ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM BIDANG KESEHATAN

1. Organisasi Buruh Internasional (bahasa Inggris: International Labour Organization, disingkat ILO) adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II.
Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Guy Rider.
ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.Indonesia menjadi anggota ILO pada tanggal 11 Juni 1950


2. Organisasi Kesehatan Dunia (bahasa Inggris: World Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Direktur Jendral sekarang adalah Margaret Chan (menjabat mulai 8 November 2006). WHO mewarisi banyak mandat dan persediaan dari organisasi sebelumnya, Organisasi Kesehatan, yang merupakan agensi dari LBB.

3. Keselamatan dan Kesehatan Administrasi (OSHA) adalah agen dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat. Kongres membentuk badan di bawah Undang-undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang Presiden Richard M. Nixon ditandatangani menjadi undang-undang pada 29 Desember 1970. Misi OSHA adalah untuk "memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat bagi pria dan wanita yang bekerja dengan menetapkan dan menegakkan standar dan oleh memberikan pelatihan, penyuluhan, pendidikan dan bantuan ". [2] Badan ini juga dituntut dengan memberlakukan berbagai undang-undang dan peraturan pelapor. OSHA saat ini dipimpin oleh Pejabat Asisten Sekretaris Tenaga Kerja Loren Sweatt. Inspeksi keselamatan kerja OSHA telah terbukti mengurangi tingkat cedera dan biaya cedera tanpa efek yang merugikan terhadap pekerjaan, penjualan, peringkat kredit, atau kelangsungan hidup perusahaan.

CONTOH SIMBOL BAHAYA DAN PENGERTIANNYA


NO
SIMBOL
KETERANGAN
1

 Explosive (Mudah Meledak)

 Simbol Bahan Kimia Mudah Meledak
Bahan kimia yang diberi simbol seperti gambar disamping adalah bahan yang mudah meledak (explosive). Ledakan pada bahan tersebut bisa terjadi karena beberapa penyebab, misalnya karena benturan, pemanasan, pukulan, gesekan, reaksi dengan bahan kimia lain, atau karena adanya sumber percikan api. Ledakan pada bahan kimia dengan simbol ini kadang kali bahkan dapat terjadi meski dalam kondisi tanpa oksigen. Beberapa contoh bahan kimia dengan sifat explosive misalnya TNT, ammonium nitrat, dan nitroselulosa
2
Oxidizing (Mudah Teroksidasi)

 Simbol Bahan Kimia Mudah Teroksidasi
Bahan kimia yang diberi simbol seperti gambar di samping adalah bahan kimia yang bersifat mudah menguap dan mudah terbakar melalui oksidasi (oxidizing). Penyebab terjadinya kebakaran umumnya terjadi akibat reaksi bahan tersebut dengan udara yang panas, percikan api, atau karena raksi dengan bahan-bahan yang bersifat reduktor. Bekerja dengan bahan kimia oxidizing membutuhkan pengetahuan dan pengalaman praktis. Jika tidak, risiko kebakaran akan sangat mungkin terjadi. Adapun beberapa contoh bahan kimia dengan sifat ini misalnya hidrogen peroksida dan kalium perklorat. Bila suatu saat Anda bekerja dengan kedua bahan tersebut, hindarilah panas, reduktor, serta bahan-bahan mudah terbakar lainnya. Frase-R untuk bahan pengoksidasi : R7, R8 dan R9. 
3
Flammable (Mudah Terbakar)

 Simbol Bahan Kimia Mudah Terbakar
Simbol bahan kimia di samping menunjukan bahwa bahan tersebut besifat mudah terbakar (flammable). Bahan mudah terbakar dibagi menjadi 2 jenis yaitu Extremely Flammable (amat sangat mudah terbakar) dan Highly Flammable (sangat mudah terbakar.

Bahan dengan label Extremely Flammable memiliki titik nyala pada suhu 0 derajat Celcius dan titik didih pada suhu 35 derajat Celcius. Bahan ini umumnya berupa gas pada suhu normal dan disimpan dalam tabung kedap udara bertekanan tinggi. Frase-R untuk bahan amat sangat mudah terbakar adalah R12.
4

 Toxic (Beracun)

 Simbol Bahan Kimia Beracun
 Simbol bahan kimia disamping mengunjukan bahwa bahan tersebut adalah bahan beracun. Keracunan yang bisa diakibatkan bahan kimia tersebut bisa bersifat akut dan kronis, bahkan bisa hingga menyebabkan kematian pada konsentrasi tinggi. Keracunan karena bahan dengan simbol di atas bukan hanya terjadi jika bahan masuk melalui mulut. Ia juga bisa meracuni lewat proses pernafasan (inhalasi) atau melalui kontak dengan kulit.

Beberapa contoh bahan kimia bersifat racun misalnya arsen triklorida dan merkuri klorida. Bekerja dengan bahan-bahan tersebut harus memperhatikan keselamatan diri. Hindari kontak langsung dengan kulit, menelan, serta gunakan selubung masker untuk mencegah uapnya masuk melalui pernafasan.
5

Harmful Irritant (Bahaya Iritasi)

 Simbol Bahan Kimia Iritasi
 Simbol bahan kimia disamping sebetulnya terbagi menjadi 2 kode, yaitu kode Xn dan kode Xi. Kode Xn menunjukan adanya risiko kesehatan jika bahan masuk melalui pernafasan (inhalasi), melalui mulut (ingestion), dan melalui kontak kulit, contoh bahan dengan kode Xn misalnya peridin. Sedangkan kode Xi menunjukan adanya risiko inflamasi jika bahan kontak langsung dengan kulit dan selaput lendir, contoh bahan dengan kode Xi misalnya ammonia dan benzyl klorida. Frase-R untuk bahan berkode Xn yaitu R20, R21 dan R22, sedangkan untuk kode Xi yaitu R36, R37, R38 dan R41.

6

Corrosive (Korosif)

 Simbol Bahan Kimia Korosif
 Simbol bahan kimia di samping menunjukan bahwa suatu bahan tersebut bersifat korosif dan dapat merusak jaringan hidup. Karakteristik bahan dengan sifat ini umumnya bisa dilihat dari tingkat keasamaannya. pH dari bahan bersifat korosif lazimnya berada pada kisaran < 2 atau >11,5. Beberapa contoh bahan dengan simbol ini misalnya belerang oksida dan klor. Jangan menghirup uap dari bahan ini, jangan pula membuatnya kontak langsung dengan mata dan kulit Anda.  Mereka juga bisa menyebabkan iritasi. Frase-R untuk bahan korosif yaitu R34 dan R35.
7

 Dangerous for Enviromental (Bahan Berbahaya bagi Lingkungan)

 
 Simbol bahan kimia pada gambar di samping menunjukan bahwa bahan tersebut berbahaya bagi lingkungan (dangerous for environment). Melepasnya langsung ke lingkungan, baik itu ke tanah, udara, perairan, atau ke mikroorganisme dapat menyebabkan kerusakan ekosistem. Beberapa contoh bahan dengan simbol ini misalnya tetraklorometan, tributil timah klorida, dan petroleum bensin. Frase-R untuk bahan berbahaya bagi lingkungan yaitu R50, R51, R52 dan R53.